Senin, 14 Desember 2015

TUGAS SISTEM CATU DAYA

PLTN (part 1)

Fikri Choiri Ahmadi
EL 38-02
1102144062
1. Apa yang dimaksud dengan isotop ?
Jawab :
Isotop adalah bentuk dari unsur yang nukleusnya memiliki nomor atom yang sama,tetapi jumlah proton di nukleus dengan massa atom yang berbeda karena mereka memiliki jumlah neutron yang berbeda.
2.      2.  Apa yang dimaksud dengan uranium di perkaya ?
Jawab :
Uranium yang diperkaya adalah tindakan yang dilakukan pada uranium, di mana Rasio kelimpahan isotop uranium 235 bahwa isotop uranium 238 meningkat di atas yang ditemukan di alam uranium.
3.     3. Apa perbedaan PLTN dan PLTU ?
Jawab :
PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir) adalah
Pembangkit listrik yang mengunakan energi nuklir atau energi listrik thermal dimana panas nuklir yang dihasilkan diperoleh dari satu atau lebih reaktor nuklir pembangkit listrik. Pembangkit ini mempunyai efek samping Radiasi Nuklir.
PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) adalah
Pembangkit yang mengunakan energi uap untuk menghasilkan energi listrik.
4.      4.  Apa beda reaksi berntai dalam reaksi nuklir dan bom atom ?
Jawab :
Kemiripan antara cara kerja bom atom dan cara kerja reaktor nuklir hanyalah sebatas terjadinya reaksi berantai saja pada kedua-duanya. Sama-sama reaksi berantai nuklir, akan tetapi dalam kenyataannya reaksi berantai yang terjadi sangat berbeda, bahkan berbeda sangat jauh. Dalam bom nuklir reaksi fisi terjadi dengan kecepatan neutron yang sangat tinggi, energinya di atas 1 MeV: begitu lepas dari pembelahan uranium neutron langsung berhadapan dengan bahan uranium-235 murni. Tidak ada uranium 238 ataupun bahan lain. Reaksi berantai sudah selesai dalam waktu kurang dari satu per trilyun detik. Dalam reaktor nuklir reaksi fisi terjadi dengan kecepatan neutron lambat, energinya sekitar 0,025 eV. Bahan bakar uranium yang digunakan hanya mengandung 3-persen uranium-235, selebihnya adalah uranium-238. Karena itu begitu neutron lepas dari reaksi fisi uranium-235 ia akan berbenturan dengan air (dalam reaktor nuklir PLTN jenis PWR), khususnya inti hidrogen, dan akan mengalami penglambatan sampai ia berpeluang ditangkap lagi oleh uranium-235 yang hanya 3-4 persen. Perbenturan dengan inti hidrogen rata-rata 16-17 kali, sebelum neutron menyebabkan fisi berikutnya. Karena itu proses reaksi berantai sekurangnya berjalan seribu kali lebih lambat ketimbang dalam bom nuklir. Karena itu reaktor nuklir tidak dapat meledak seperti bom nuklir.
5. Apa yang dimaksud dengan zat radioaktif ?
Jawab :
Zat radio aktif adalah setiap zat yang memancarkan radiasi pengion dengan aktivitas jenis lebih besar daripada 70 kBq/kg atau 2 nCi/g (tujuh puluh kilobecquerel per kilogram atau dua nanocurie per gram)
6.      6.  Sebutkan daya PLTN yang bisa diatur ?
Jawab :
Daya nuklir adalah penggunaan terkendali reaksi nuklir guna menghasilkan energi panas, yang digunakan untuk pembangkit listrik. Penggunaan daya nuklir guna kepentingan manusia saat ini masih terbatas pada reaksi fisi nuklir dan peluruhan radioaktif.
7. Bahan bakar apa yg bisa mengantikan uranium dalam PLTN ? 
Jawab : 
Seperti Uranium dan Plutonium, Thorium ini juga cocok dijadikan bahan bakar nuklir. Isotop yang didapat di dalam Thorium dapat digunakan untuk proses fisi. Namun, proses fisi yang terjadi tidak menghasilkan neutron yang cukup untuk membelah inti atom secara mandiri. Neutron harus selalu disediakan secara terus menerus dari luar untuk menembak dan membelah inti atom, dengan kata lain jika menggunakan Thorium maka tidak akan timbul reaksi berantai. Inilah mengapa Thorium disebut lebih aman dibanding Uranium dan Plutonium.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar